Razia Peredaran Rokok Ilegal di Wonosobo

Semangat Bea Cukai untuk menekan peredaran rokok ilegal terus ditunjukan. Kali ini Bea Cukai Magelang menggandeng Satpol PP Wonosobo menggelar operasi Gempur Rokok ilegal di wilayah Kecamatan Kejajar, Kecamatan Garung, Desa Krasak, dan pusat kota Kabupaten Wonosobo. Operasi Gempur Rokok tersebut berlangsung pada Selasa 3 September 2019. Kepala Kantor Bea Cukai Magelang, Endang Retnowaty, mengungkapkan bahwa dari operasi yang dilakukan kali ini petugas berhasil mengamankan sejumlah cairan vape ilegal. “Dari beberapa toko yang dilakukan pemeriksaan, didapati ada 1 toko vape masih menjual e-liquid yang tidak dilekati pita cukai sebanyak 44 pcs dengan jumlah volume sebesar 2.580 ml," ujar Endang. Kemudian, e-Liquid tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Magelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dengan dilaksanakannya Operasi Gempur ini diharapkan agar peredaran rokok dan vape Ilegal dapat ditekan pada angka 3% di tahun 2019 sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Menteri Keuangan,” pungkas Endang.

Semangat Bea Cukai untuk menekan peredaran rokok ilegal terus ditunjukan. Memang benar jika razia peredaran rokok ilegal di Wonosobo harus diselesaikan secepat mungkin agar para pedangang tidak menjual barang ilegal.

Kali ini Bea Cukai Magelang menggandeng Satpol PP Wonosobo menggelar operasi Gempur Rokok ilegal di wilayah Kecamatan Kejajar, Kecamatan Garung, Desa Krasak, dan pusat kota Kabupaten Wonosobo. Operasi Gempur Rokok tersebut berlangsung pada Selasa 3 September 2019.

Kepala Kantor Bea Cukai Magelang, Endang Retnowaty, mengungkapkan bahwa dari operasi yang dilakukan kali ini petugas berhasil mengamankan sejumlah cairan vape ilegal.

“Dari beberapa toko yang dilakukan pemeriksaan, didapati ada 1 toko vape bola pulsa masih menjual e-liquid yang tidak dilekati pita cukai sebanyak 44 pcs dengan jumlah volume sebesar 2.580 ml,” ujar Endang.

Kemudian, e-Liquid tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Magelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dengan razia peredaran rokok ilegal di Wonosobo untuk kenyamanan dan keamanan barang dalam jualan di daerah tersebut.

“Dengan dilaksanakannya Operasi Gempur ini diharapkan agar peredaran rokok dan vape Ilegal dapat ditekan pada angka 3% di tahun 2019 sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Menteri Keuangan,” pungkas Endang.

Menurut laporan setempat daerah tersebut memang telah menjadi tempat penyuludupan barang jualan ilegal yang harus segera diselesaikan. Kini pihak pemerintah akan melakukan segala cara untuk merazia terus barang ilegal yang ada di Wonosobo.